6 Cara Penularan Penyakit Sipilis Yang Perlu Anda Ketahui

Sipilis atau biasa disebut dengan raja singa merupakan penyakit menular seksual. Bagi masyarakat yang telah melakukan hubungan seks secara tidak aman dapat dengan mudah terkena sipilis. Penyakit sipilis ini bisa dikenali dari timbulnya bintik merah di kelamin dan disekitar tubuh. Selain itu, keluarnya cairan seperti lendir nanah berwarna putih kekuningan juga kerap dialami oleh penderita sipilis.

6 Cara Penularan Penyakit Sipilis

Sipilis memiliki tahapan seperti tahap primer, sekunder, tersier, dan laten. Penyakit sipilis menular melalui banyak cara seperti hubungan seks, darah, penggunaan jarum suntik dan luka. Berikut ini adalah 6 cara penulaan penyakit sipilis yang perlu anda ketahui.

Tentang Penyakit Sipilis

Sifilis atau raja singa adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri bernama Treponema pallidum. Sifilis adalah salah satu infeksi menular seksual (IMS). Umumnya, infeksi ini menyebar melalui hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi. Selain melalui hubungan intim, bakteri penyebab sifilis juga bisa menyebar melalui pajanan cairan tubuh penderitanya, misalnya melalui darah.

Sipilis Primer

Bakteri penyebab sifilis tidak bisa bertahan lama di luar tubuh manusia, dan penyakit ini tidak dapat ditularkan lewat cara-cara di bawah ini:

  • Memakai toilet yang sama dengan pengidap sifilis.
  • Berbagi peralatan makan yang sama.
  • Memakai pakaian yang sama.
  • Berbagi kolam renang atau pun kamar mandi yang sama.
Sipilis Menular Melalui Hubungan Seks

Sipilis Menular Melalui Hubungan Seks

Berikut ini adalah orang orang yang rentan terkena penyakit sipilis atau raja singa :

  • Aktif secara seksual
  • Bergonta ganti pasangan seks
  • Tidak menggunakan alat kontrasepsi(kondom)
  • Berhubungan seks sesama jenis
  • Berhubungan seks dengan orang yang postif sipilis dan virus HIV/AIDS
  • Berbagi jarum suntik yang sama dengan orang yang terinfeksi sipilis

Tahap Penyakit Sipilis

Sipilis Primer

Sipilis

Pada tahap penyakit sipilis primer, penderita akan mengalami luka atau lesi di alat kelamin atau di mulut. Luka tersebut mirip seperti gigitan serangga namun tidak menimbulkan rasa sakit. Jika penderita sipilis primer melakukan hubungan seks maka dapat dengan mudah terjadi penularan. Pada tahap ini luka bertahan selama 1-2 bulan yang kemudian luka akan sembuh tanpa meninggalkan bekas.

Sipilis Sekunder

Sipilis Sekunder

Penderita sipilis sekunder akan mengalami ruam merah seukuran koin kecil dan biasanya ruam maerah akibat sipilis sekunder ini muncul di telapak tangan dan kaki. Gejala lain yang mungkin muncul adalah demam, nafsu makan yang menurun, radang tenggorokan dan tumbuh kutil kelamin. Lama fase sipilis sekunder biasanya selama 1-3 bulan.

Sipilis Laten

Setelah fase sipilis sekunder, sipilis tidak menunjukan gejala sama sekali yang seakan akan menghilang. Banyak penderita sipilis yang mengira bahwa mereka sudah sembuh. Masa laten ini bisa bertahan sekitar 2 tahun yang kemuadian lanjut ke masa yang paling berbahaya yaitu sipilis tersier.

Sipilis Tersier

Tahap yang paling berbahaya adalah sipilis tersier atau tahap akhir. Pada tahap ini sipilis biasanya memberi efek yang serius pada tubuh. Beberapa akibat dari sipilis tersier adalah kelumpuhan, kebutaan, demensia, masalah pendengaran ,impotensi dan kematian.

6 Cara Penularan Penyakit Sipilis Yang Perlu Anda Ketahui

1.Hubungan Seks Tanpa Pengaman

Seorang penderita sipilis sebaiknya lebih berhati hati jika ingin melakukan hubungan seks. Sebaiknya gunakan pengaman atau kondom. Jika penderita sipilis yang sudah muncul luka di kelamin namun tetap melakukan hubungan seks tanpa pengaman, maka sipilis dapat dengan mudah menular ke pasangan.

2.Hubungan Seks Diluar Nikah

Melakukan hubungan seks diluar pernikahan merupakan hal yang tidak baik. Jika semasa remaja sudah aktif berhubungan seksual, maka ancaman penyakit kelamin seperti sipilis, gonore, klamidia, dan HPV atau kutil kelamin dapat menyerang anda. Survei telah dilakukan oleh Komite Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), dan Kementrian Kesehatan, (Kemenkes) pada Oktober 2013. Survei tersebut menyebutkan bahwa sekitar 62,7% remaja di Indonesia telah melakukan hubungan seks di luar nikah.

Hubungan seks

20% dari 94.270 perempuan yang mengalami hamil di luar nikah juga berasal dari kelompok usia remaja dan 21% diantaranya pernah melakukan aborsi. Lalu pada kasus terinfeksi HIV dalam rentang 3 bulan sebanyak 10.203 kasus, 30% penderitanya berusia remaja. Kita juga sebaiknya mematuhi nilai nilai dan norma didalam agama yang kita anut.

3.Hubungan Seksual Sesama Jenis dan Homoseksual

Melakukan hubungan seks sesama jenis seperti lesbian dan homoseksual sangat berbahaya bagi kesehatan karena sangat rentan terkena penyakit kelamin seperti sipilis. Kaum Gay atau homoseksual banyak yang menderita positif HIV/AIDS.

4.Penggunaan Jarum Suntik Secara Bersamaan

Penggunaan Jarum Suntik Secara Bersamaan

Standar praktek kedokteran dalam hal penggunaan jarum suntik pasti sangat menjunjung tinggi higienis dalam proses kerjanya, yaitu tidak menggunakan jarum suntik yang telah digunakan kepada pasien lain. Tidak hanya kedokteran, penggunaan jarum suntik pada tato dan tindik telinga. Kegiatan tindik dan tato seharusnya menggunakan jarum suntik baru pada pengguna tato. Jika anda ingin menggunakan tato dan tindik, sebaiknya pilih tempat yang higienis dan bersih meskipun harganya agak mahal.

5.Menyentuh Luka Berdarah si Penderita

Cara penularan sipilis tidak selalu melalui hubungan seksual dan jarum suntik. Namun, cairan darah juga dapat menularkan penyakit sipilis ini. Karena bakteri penyebab sipilis yaitu Treponema pallidum dapat menyebar ke seluruh tubuh melalui darah.

6.Transfusi Darah yang Terinfeksi Sipilis

Tranfusi darah dan donor darah sangat dibutuhkan bagi mereka yang membutuhkan misalnya ketika menjalani operasi, saat melahirkan, dan ketika seseorang mengalami kecelakaan parah dan membutuhkan banyak darah.

Namun, kita perlu tau bahwa darah yang dibutuhkan harus benar benar darah dari orang yang bebas penyakit kelamin seperti sipilis. Oleh karena itu, pendonor darah terlebih dahulu di tes apakah menderita penyakit kelamin atau tidak. Jika lolos tes maka si pendonor diperbolehkan melakukan tranfusi darah. Namun, jika hasil tes menunjukan adanya penyakit kelamin maka tidak diperbolehkan melakukan donor darah.

Cara Mengobati Sipilis Pada Pria dan Wanita

Untuk cara mengobati sipilis bisa anda lakukan dengan cara pergi ke dokter, mengkonsumsi antibiotik, dan pengobatan alami. Untuk pengobatan alami sipilis bisa anda baca di Paket Obat Sipilis.

Demikianlah informasi tentang 6 cara penularan penyakit sipilis yang perlu anda ketahui. Semoga bermanfaat bagi anda. Terimakasih.

https://www.obatsipilisdangonore.id/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *